Temu Wicara & Diskusi: Giuseppe Moscatello, Prilla Tania, Mobius, HONF

546306_10200279672742382_1715137333_n

Biennale Jogja XII Equator #2 mengundang Anda untuk menghadiri acara temu wicara dan diskusi dengan Giuseppe Moscatello (Head Curator Maraya Art Centre, Sharjah, U.E.A.) dan seniman-seniman BJ XII Prilla Tania (IDN), Mobius (ARE), HONF (IDN). Di dalam temu wicara ini, Giuseppe akan bercerita tentang Maraya Art Centre dan skena seni di Uni Emirat Arab, sementara Prilla Tania akan memaparkan pengalaman residensinya di Maraya, serta Mobius dan HONF akan bertutur soal kolaborasi mereka membuat karya untuk BJ XII ini.

Tempat: SaRanG Building
Dusun Kalipakis, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta
Waktu: Selasa, 26 November 2013 pukul 16.00–18.00

Giuseppe Moscatello adalah seniman video asal Italia, yang kerap juga bekerja menggunakan medium fotografi, lukisan, dan instalasi. Selain pernah mengikuti banyak pameran, Giuseppe telah membuat video dan dokumenter tentang beberapa seniman, serta mengurasi sejumlah pameran. Moscatello lahir di Botrugno, wilayah Lecce Aplugia, Italia pada 1979. Dia mendapatkan gelar BFA dari Accademia delle Belle Arti, Roma pada 2003. Kini tinggal dan bekerja di Sharjah dan Italia.

Prilla Tania dilahirkan di Bandung tanggal 1 April 1979. Ia lulus dari Studio Seni Patung, Departemen Seni Rupa, Fakultas Seni dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Juli 2001. Prilla Tania telah aktif di skena seni lokal semenjak tahun 2003. Karyanya mencakup patung lunak, instalasi, video dan foto. Ia juga adalah seorang seniman performans. Prilla Tania cenderung menggunakan bahan yang mudah dalam karyanya; kain, kapur, kertas atau benda sehari-hari, bahkan bumbu dapur, dalam bahasa visual yang nampak sederhana. Sejak awal Prilla mengeksplorasi tema berdasarkan permasalahan yang dihadapi manusia dan menemukan bahwa semuanya hal adalah persoalan bertahan hidup. Budaya modern telah membuat hidup menjadi sangat rumit sehingga permasalahan bertahan hidup yang sederhana pun menjadi masalah kompleks, misalnya mengenai makanan. Karya-karya Prilla berangkat dari isu-isu limbah dan energi, kemudian bergeser fokus pada kebutuhan pemenuhan energi manusia; makanan. Karena kepeduliannya tersebut, Prilla bahkan mengubah pola makannya menjadi sangat sederhana untuk mengurangi limbah dan menghemat energi. Di dalam Biennale Jogja XII ini, Prilla sempat menjalani residensi di Maraya Art Centre, Sharjah, U.E.A.

Mobius Design Studio terletak di Dubai dan dimotori oleh Hadeyeh Badri, Hala Al-Ani dan Riem Hassan. Sejak lulus dari College of Art, Architecture and Design di American University of Sharjah pada 2009, para pendiri Mobius membagi waktu mereka antara melakukan riset studio, dan membuat proyek-proyek komersial dan independen. Riset desain terakhir mereka mengeksplorasi tipografi dan rekaan spasial. Mobius terus-menerus melakukan kolaborasi dengan para desainer yang punya pemikiran serupa untuk melibatkan diri dalam beragam proses perekaan dan pembelajaran bahan. Mobius menginisiasi dan mengkurasi Design House pada Sikka Art Fair di Dubai (2013), sebuah pusat desain yang memamerkan karya terpilih dalam ruang yang dikurasi dengan seksama. Design House dimaksudkan sebagai katalis bagi publik di dalam mengeksplorasi desain melampaui batas-batas komersial.

The House of Natural Fiber (HONF) adalah sebuah laboratorium seni media baru yang didirikan tahun 1999. Mereka berkonsentrasi pada prinsip-prinsip kritisisme dan inovasi. Dimulai sebagai komunitas yang masih sangat muda, dengan berbagai idealisme dan latar belakang, mereka ingin melakukan apa pun yang diinginkan tetapi dengan kecenderungan mencipta berdasarkan semangat kebersamaan. Tidak ada ambisi untuk bekerja demi keuntungan pribadi. Mereka mencipta untuk dirinya sendiri, keluarga dan lingkungan. Ini adalah dasar aksi pertama dan komitmen di antara mereka.