Kelas Penulisan Seni, PMPSK BJ XII

Jogja (16/07) kelas Penulisan Seni dan Kewartawanan (PMPSK) BJ XII untuk kali ini diadakan di Kedai Kebun Forum. Kelas yang dihadiri oleh 10 orang peserta magang dimulai dengan sambutan oleh Yustina Neni selaku Direktur Biennale Jogja yang menekankan mengenai pentingnya etika dalam mencari sebuah informasi. Ini penting mengingat bahwa peserta magang bisa kemudian terjun langsung untuk mempraktekkan hasil pelatihan mereka.

Kelas kemudian diisi dengan materi yang disampaikan oleh Mikke Susanto yang merupakan seorang kurator dan ahli seni sekaligus juga dosen di ISI. Pada kelas kali ini Mikke Susanto menjelaskan mengenai tugas dan tanggung jawab seoang penulis yang memiliki tanggung jawab terhadap masyarakt, karena apa-apa yang sudah dituliskan tidak dapat ditarik kembali untuk itu diperlukan banyak latihan dalam menulis dan mengolah data.

Sebelum menulis sebaiknya dibuat kerangka pikiran dulu ujar Mikke Susanto. Selain menyusun kerangka berpikir, Mikke juga menyarankan agar sebelum menulis harus melihat ‘zona’ luar yang mempengaruhi topik yang akan dijadikan tulisan. Ini diperlukan agar tulisan menjadi lebih berbobot, “tulisan pendek itu memang sulit, karena banyak hal menarik yang ingin ditulis” ujar Mikke.  Selain itu pilihan kata atau diksi pun turut mempengaruhi tulisan karena itu berkaitan dengan kenyamanan membaca. Tulisan yang bagus adalah tulisan yang tidak memiliki jarak dengan pembaca, dalam kata lain pembaca bisa menangkap tujuan atau inti tulisan tanpa merasa penulis terlalu bertele-tele.

Sebelum mengakhiri kelas, Mikke meminta peserta magang yang hadir malam itu untuk mempresentasikan hasil tulisan mereka tentang ‘botol’, dimulai dari latar belakang cerita hingga para peserta magang bisa saling memberi penilaian pada tiap tulisan.

Program magang kelas Penulisan Seni dan Kewartawanan (PMPSK) BJ XII ini berakhir pada pukul 21.30, tak lupa peserta magang diberikan tugas oleh Mikke mengenai Biennale Jogja dan peserta magang diharapkan untuk melakukan riset terlebih dulu sebelum mulai menulis.