Biennale Jogja XII – Jogja-NETPAC Asian Film Festival Collaboration Program

Seni rupa mempunyai kekuatan auratik yang mampu menyedot perhatian besar publik, lewat kekuatan audio-visualnya film secara strategis mampu menggerakkan massa. Akan tetapi, perkembangan seni rupa kontemporer tidak jarang menggunakan medium audio visual, tak ubahnya film, menjadikan seni rupa dan film saling beririsan di ruang “pasar” yang sama.

Biennale Jogja XII bekerjasama dengan Jogja NETPAC Asian Film Festival yang kali ini sedang menggelar helatan akbarnya, berusaha memperbincangkan tantangan seni di Indonesia dengan menilik kasus yang ada di dunia seni rupa dan film.

 

Sesi I:

Medium Film (Audio Visual) dalam Seni Kontemporer
Hari, tanggal: Jumat, 6 Desember 2013, pukul 10.00–12.00
Lokasi: Ruang Display, Taman Budaya Yogyakarta

Pembicara:
– Hafiz Rancajale (kurator/sutradara film dokumenter)
– Yosep Anggi Noen (pegiat film pendek)

Moderator : Farah Wardani (Direktur Artistik Biennale Jogja XII)

 

Sesi II:

Tantangan Pasar Seni di Indonesia: Menilik Kasus Seni Rupa dan Film
Hari, tanggal: Jumat, 6 Desember 2013, pukul 15.00–17.00
Lokasi: Ruang Seminar, Taman Budaya Yogyakarta

Pembicara:
– Amir Sidharta (Direktur Sidharta Auctioneer, Kurator/Direktur Museum UPH)
– Hanung Bramantyo (sutradara film)
– Hikmat Darmawan (kritikus film dan budaya populer)
– Garin Nugroho (sutradara film)

Moderator : Farah Wardani (Direktur Artistik Biennale Jogja XII)

 

Acara ini gratis dan terbuka untuk umum, kuota terbatas bagi 50 pendaftar pertama. Pendaftaran melalui SMS/email: Hamada Adzani +6285743491867 / adzanimada@gmail.com

www.biennalejogja.org/2013 | www.jaff-filmfest.org

FB: BiennaleJogja
t: @BiennaleJogja