Mengenai Parallel Events

Bird Prayers Workshop-Arief Sukardono

Workshop Bird Prayers, Arya Panjalu dan Sara Nuytemans bersama siswa-siswi sekolah dasar. Foto oleh Arief Sukardono.

Parallel Events Biennale Jogja XII Equator #2

Apa itu Parallel Events?
Parallel Events adalah salah satu program pengiring Biennale Jogja XII Equator #2 (Biennale Equator #2), yang berupa ajang kompetisi penciptaan peristiwa seni rupa. Parallel Events Biennale Equator #2 bertujuan untuk memperkaya pengetahuan tentang Ekuator melalui kerjasama dengan beragam komunitas yang terspesialiasi dalam lingkup pengetahuan tertentu, serta memaksimalkan jejaring kerja dengan cara menjalin potensi kesalingterhubungan antar beragam elemen pemikir dan praktisi keilmuan tertentu. Dengan begitu, sumber keilmuan yang dimiliki oleh tiap elemen ini bisa mengemuka dan mampu membuat pernyataan yang tegas.

Penyelenggaraan Parallel Events juga diharapkan mampu merangsang tumbuhnya elemen infrastruktur seni rupa Indonesia yang berkualitas tinggi, yakni: seniman, organisator, kurator, penulis serta kritikus seni rupa yang handal dan kompeten. Hal ini diharapkan mampu menegaskan posisi Yogyakarta sebagai pusat aktivitas seni dan budaya di Asia Tenggara. Sekaligus menempatkan Biennale Jogja sebagai perhelatan seni rupa yang prestisius dan mampu berkompetisi dengan biennale-biennale besar lainnya di dunia.

Mengapa Parallel Events?
Sebagai sebuah event berskala internasional, Biennale Jogja diselenggarakan di sebuah wilayah istimewa: Yogyakarta. Dengan atmosfer akademis yang kental, Yogyakarta telah terkondisikan sebagai tempat persemaian beragam gagasan dan inisiatif mandiri tentang beragam persoalan yang tumbuh baik dari kelompok formal institusional maupun dari kelompok informal.

Ruang gerak kedua kelompok ini telah melampaui batas negara dengan jejaring kerja yang amat luas. Mereka mengerjakan bidang-bidang keilmuan spesifik dengan dimensi beragam, mulai dari pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pemeliharaan kualitas lingkungan hidup, perlindungan cagar budaya, peningkatan kualitas hubungan antarmanusia berbasis pluralisme, pengkajian dan pertukaran budaya, pendokumentasian seni, dan masih banyak lagi lainnya.

Yayasan Biennale Yogyakarta (YBY) menyadari diri sebagai entitas kecil yang tidak bisa bekerja sendiri, sehingga melalui program Parallel Events Biennale Equator #2 mengajak pemikir dan praktisi keilmuan khusus, serta intelektual publik untuk turut aktif terlibat di dalamnya. Melalui penyelenggaraan Parallel Events, diharapkan gaung perbincangan antar-banyak-pihak perihal tema Biennale Equator #2 bisa membuka sekat- sekat dan mencairkannya kembali dalam dinamika keutuhan interaktif khas masyarakat madani Yogyakarta. Dengan demikian, melalui Parallel Events Biennale Equator #2, bidang seni rupa bisa bersinggungan dengan bidang keilmuan lain yang lebih luas dan beragam.

Apa saja jenis kegiatan Parallel Events?
Secara garis besar, jenis-jenis kegiatan Parallel Events Biennale Equator #2 yang bisa digali dan dikembangkan adalah bentuk penemuan, percampuran, ataupun perkawinan medium ungkap serta penyebaran ilmu pengetahuan lainnya yang diolah secara kreatif. Isu-isu yang diangkat dan dikembangkan terkait dengan tema Biennale Equator #2, yaitu ‘mobilitas’ sebagai pembacaan atas praktik seni rupa kontemporer di era globalisasi—yang telah memperluas proses produksi, distribusi dan konsumsi seni, baik sebagai produk maupun gagasan. Atau bisa juga mengangkat isu-isu seputar katulistiwa, serta hubungan Indonesia dengan negara Mesir, Saudi Arabia, dan Uni Emirat Arab.

Bentuk kegiatannya bisa berupa:

  1. Pameran
  2. Workshop
  3. Seminar/diskusi
  4. Performance art (seni rupa)
  5. Performing arts (seni pertunjukan)
  6. Proyek komunitas
  7. Pemutaran film
  8. dll

Siapa saja yang bisa ikut dalam Parallel Events?
Seniman, kelompok seniman, lembaga formal dan nonformal, komunitas, dan/atau inisiasi perseorangan yang pada akhirnya menghasilkan output berbasis kerja kolektif/organisatoris.

Kegiatan-kegiatan yang masuk dalam Parallel Events Biennale Equator #2  diinisiasi dan diorganisasi oleh para seniman, galeri seni rupa, pegiat di ruang publik, ruang seni, lembaga studi sosial dan kebudayaan, universitas, serta komunitas-komunitas seni yang tersebar di seluruh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Siapa saja Calon Mitra Kolaborasi Praktisi Seni Rupa dalam Parallel Events?
Biennale Equator #2 mengundang pihak-pihak dari beragam disiplin untuk menjadi mitra dialog dan/atau mitra kolaborasi praktisi seni rupa untuk bersama- sama menginisiasi kegiatan yang akan menjadi bagian program Parallel Events Biennale Equator #2. Secara umum, mereka mewakili bidang dan minat diluar seni rupa (sejarawan, antropolog, filsuf, geolog, Arsitek, jurnalis, fotografer, filmmaker, Traveller, musisi, programmer IT, para santri, kiai, pemuka agama, dan sebagainya)

Kapan dan dimana Parallel Events akan diselenggarakan?
Parallel Events akan diselenggarakan dalam periode waktu penyelenggaraan Biennale Jogja XII Equator #2, yakni mulai: 16 November 2013 hingga 6 Januari 2014.

Pelaksanaan Parallel Events direncanakan meluas dan menyebar di seluruh wilayah Provinsi DIY, yaitu di Kotamadya Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Gunung Kidul.

Penghargaan untuk Kegiatan Parallel Events Terbaik
Panitia Biennale Jogja XII Equator #2  akan memberi penghargaan kepada kegiatan-kegiatan yang terselenggara dalam Parallel Events, berupa:

  1. Uang tunai sebesar Rp 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), masing-masing untuk dua kegiatan Parallel Events terbaik, dan
  2. Penerbitan katalog tentang 10 Nominasi Kegiatan Parallel Events Terbaik.

Batas waktu pendaftaran: 31 Maret 2013.

 

KONTAK:
Sekretariat Biennale Jogja XII Equator #2
d/a Taman Budaya Yogyakarta
Jl. Sri Wedani No.1 Yogyakarta
Telp. +62 (0)274 587712
Email: parallelevents@biennalejogja.org | Website: www.biennalejogja.org
CP: Ditya Sarasi (Sdri). HP: +62 896 7140 2093