Rangkaian Acara Parallel Events Biennale Jogja XII Equator #2

Parallel Events adalah salah satu program pengiring Biennale Jogja XII Equator #2 (Biennale Equator #2), yang berupa ajang kompetisi penciptaan peristiwa seni rupa. Parallel Events Biennale Equator #2 bertujuan untuk memperkaya pengetahuan tentang ekuator melalui kerja sama dengan beragam komunitas yang terspesialiasi dalam lingkup pengetahuan tertentu, serta memaksimalkan jejaring kerja dengan cara menjalin potensi kesalingterhubungan antar-beragam elemen pemikir dan praktisi keilmuan tertentu. Dengan begitu, sumber keilmuan yang dimiliki oleh tiap elemen ini bisa mengemuka dan mampu membuat pernyataan yang tegas. Penyelenggaraan Parallel Events juga diharapkan mampu merangsang tumbuhnya infrastruktur seni rupa Indonesia yang berkualitas tinggi, yakni: seniman, organisator, kurator, penulis, serta kritikus seni rupa yang handal dan kompeten.

Seperti pada PE BJXI tahun 2011 lalu, tim PE BJXII kembali mengundang kelompok dan komunitas untuk menggagas acara lintas keilmuan dalam merespon tema yang disodorkan oleh tim kurator BJXII. Bentuk acara yang diajukan para peserta PE pun beragam, mulai dari penelitian, pameran, diskusi, lokakarya, seminar, sampai pemutaran film.

Dari sejumlah proposal yang diterima, panitia memilih 13 kelompok untuk berpartisipasi dalam program PE BJXII. Ke-13 kelompok ini telah mengikuti serangkaian lokakarya bersama tim PE untuk mematangkan rencana kegiatan masing-masing. Mereka adalah: Colliq Pujie, DEKA-EXI(S), Habitus Ainun, O2, Hide Project Indonesia, KNYT SOMNIA, Kandang Jaran, Insignia Indonesia, Kelompok Belajar 345, PEREKs, Paguyuban Kali Jawi dan Arkom Jogja, Kaneman, serta Makcik Project.

Gelaran kegiatan para partisipan PE ini nantinya akan dinilai oleh juri yang telah ditunjuk oleh tim PE BJXII, yaitu: Wok The Rock (seniman), Heru Prasetia (penulis dan peneliti agama dan kebudayaan, aktif di Yayasan Desantara), Mella Jaarsma (seniman, pendiri Cemeti Art House), Bambang Kusumo (sosiolog, staf pengajar Universitas Atmajaya Yogyakarta), dan Hanindawan (dramaturg).

Seluruh kegiatan PE akan diselenggarakan dalam masa perhelatan BJXII, dari November hingga Desember 2013.

___________________________________________________________

 

Semoga Menjadi Peziarah Mabrur!
Pembukaan Parallel Events Biennale Jogja XII Equator #2
Minggu, 24 November 2013, jam 15.00 – 17.00
Gumuk Pasir, Parangkusumo, Kab. Bantul, Yogyakarta

Banyak orang menghabiskan hidupnya, mengumpulkan keping rezeki setiap hari, hanya untuk melakukan ziarah: praktik meneguhkan iman atau menyucikan diri. Tempat-tempat seperti Gereja Ganjuran, Masjid Kotagede, Kompleks Makam Imogiri, Sendang Sono, Gua Maria Tritis, Sendang Sriningsih, dan Dusun Mlangi selalu ramai dikunjungi para peziarah. Makam para wali turut pula menghidupkan ekonomi sekitar karena peziarah pasti membutuhkan buah tangan. Begitu pun, tempat-tempat ziarah di pulau lain di belahan bumi lain, selalu menjanjikan petualangan sekaligus misteri. Sejatinya, ziarah adalah perjalanan membaca dan menata diri. Meskipun para peziarah selalu terlihat pergi, menjauh dari tempat asalnya, sesungguhnya ia sedang kembali ke rumah, ke dalam dirinya. Begitulah para peziarah dianggap ‘mabrur’, mendapatkan kebaikan sebagai yang diharapkan.

Parallel Events Biennale Jogja XII Equator #2 memilih tema “ziarah” pada acara pembukaan, sebagai praktik membaca dan menata diri melalui tiga tema yang ditawarkan panitia BJXII (“Mobilitas”, “Isu Seputar Katulistiwa”, dan “Arab-Indonesia”). Harapannya, ‘ziarah’ yang berlangsung dari 12 November hingga 15 Desember 2013 dan tersebar di sudut-sudut wilayah D.I. Yogyakarta dapat membawa kita kepada diri. Seperti Bima, salah satu tokoh dalam dunia pewayangan, yang mendapati bentuk serupa dirinya namun kecil (Dewaruci) setelah melakukan pencarian diri. Tiga belas peserta Parallel Events Biennale Jogja XII Equator #2 menjanjikan peristiwa-peristiwa pencarian diri. Semoga menjadi peziarah mabrur!

 

Catatan:
Peziarah (partisipan) diwajibkan berpakaian sopan dan dominan warna putih. Panitia menyediakan dua bus dari tempat pemberangkatan, Taman Budaya Yogyakarta, jam 15.00. Tertarik? Silakan mendaftar di sekretariat BJXII (tempat duduk terbatas).

 

 

 

TITIK BALIK

Lokakarya Interaktif, Pameran Seni Lukis, Proyek Instalasi, Mural, Pameran Naskah Kuno, dan Pertunjukan Seni
28 November 2013 – 5 Desember 2013, jam 9.00 – 20.00
Pendhapa Art Space, Jalan Lingkar Selatan, Tegal Krapyak RT 01, Panggungharjo, Sewon Bantul, Yogyakarta

Pembukaan: 28 November 2013, jam 19.00

Diinisiasi oleh COLLIQ PUJI’E

Colliq Puji’e merupakan kelompok diskusi seni dan budaya independen yang anggotanya berasal dari berbagai latar belakang keilmuan. Dalam program Parallel Events kali ini, Colliq Puji’e mengangkat proyek Aksara Serang dan Bilang-Bilang: aksara variasi Arab di Sulawesi Selatan.

Melalui proyek ini, Colliq Puji’e ingin menunjukkan salah satu bentuk perjumpaan antara Arab dengan masyarakat Sulawesi Selatan, yang melahirkan pengetahuan dan kebudayaan hibrida.

 

ARABIAN PASAR KLIWON

Pameran Dokumentasi, Performance, Lokakarya: Tari, Kaligrafi, Musik, Seni Instalasi, Pameran Video Seni
17 – 30 November 2013, jam 9.00–17.00
Panggung Krapyak, Jl. D.I. Panjaitan, Yogyakarta

Pembukaan: 17 November 2013, jam 20.00

Diinisiasi oleh DEKA-EXI(S)

DEKA-EXI(S) merupakan kelompok beranggotakan perorangan dari berbagai disiplin ilmu dan profesi seni, yang dipertemukan kembali dalam sebuah forum ketika bersama-sama menempuh program pascasarjana pendidikan seni di Yogyakarta. Kelompok ini mengkhususkan diri dalam penelitian dan kegiatan yang menggunakan medium seni rupa sebagai bahasa sekaligus medianya.

Berdasarkan penelitian atas warga keturunan Arab yang tinggal di sebuah perkampungan keturunan Arab terbesar di Solo, dalam program Parallel Events BJXII kali ini, DEKA-EXI(S) mengangkat tema “Arabian Pasar Kliwon”. Dalam proyek ini, DEKA-EXI(S) memusatkan perhatian pada kebudayaan warga keturunan Arab yang tinggal di seputaran wilayah Solo, kemudian menampilkannya kembali melalui pameran dokumentasi, pertunjukan, dan pameran seni rupa.

 

AKU UNTA KAMU

Pameran Karya Lokakarya Partisipatoris
16 dan 23 November, 7 Desember 2013, jam 16.00 – 17.00
TPA NURUL BAROKAH, Masjid Nurul Barokah
Jl. Kaliurang KM 5, Gg. Siti Sonyo, Yogyakarta

Video Instalasi
15 Desember 2013, jam 8.00 – 12.00
Sunday Morning Univ. Gadjah Mada Yogyakarta

20 Desember 2013, jam 14.00
Amphitheater Taman Budaya Yogyakarta

Stand Up Comedy
berbahasa Arab, bekerja sama dengan Pesantren Mualimin
20 Desember 2013, jam 14.00
Amphitheater Taman Budaya Yogyakarta

Diinisiasi oleh HABITUS AINUN

Habitus Ainun adalah kelompok kajian budaya dan media yang berfokus pada kajian praktik budaya sehari-hari dengan presentasi berbasis seni rupa kontemporer. Dalam program Parallel Events BJXII kali ini, Habitus Ainun membuat proyek berjudul “Aku Unta Kamu: Bermain-main dengan Esensialisme Arab”. Melalui bermain-main dengan esensialisme Arab bagi masyarakat Indonesia, Habitus Ainun ingin membuat konstruksi baru tentang bagaimana kita sebagai Indonesia memandang Arab, sehingga ketika membicarakan Arab yang terbayang tak hanya Islam dan unta.

 

POTRETKELUARGA MUSLIM DI GUNUNG KIDUL

Lokakarya Fotografi
20 – 24 November 2013, jam 10.00
Balai Desa Salam, Gunung Kidul

Pameran Fotografi
Pembukaan: 25 November 2013, jam 10.00
Balai Desa Salam, Gunung Kidul

Diinisiasi oleh O2

O2 adalah kelompok multidispliner terdiri dari fotografer, pelukis, ekonom UGM, dan arsitek yang tertarik dengan isu-isu spesifik dalam budaya masyarakat dan berupaya menggali keunikan budaya lokal untuk diolah dalam medium seni rupa. Dalam program Parallel Events BJXII kali ini, O2 membuat proyek berjudul “Potret Masyarakat Muslim di Gunung Kidul”. Melalui proyek ini, O2 ingin menampilkan kehidupan masyarakat muslim di salah satu desa di kabupaten Gunung Kidul. Proyek ini dilakukan bersama dengan warga setempat. Warga akan mengikuti lokakarya fotografi, kemudian hasilnya akan dipamerkan di balai desa.

 

NO COUNTRY FOR MONEY

Peluncuran Aplikasi Game Jackpot
16 November 2013, jam 19.00
Anjungan program Parallel Events, Terminal BJXII, Taman Budaya Yogyakarta

Diinisiasi oleh HIDE PROJECT INDONESIA

Hide Project Indonesia adalah wadah bagi para pegiat seni, yang biasanya bekerja secara individual, untuk membuat karya bersama-sama. Dalam karya ini, Hide Project Indonesia ingin menyajikan sisi lain dari peristiwa yang sama, melihatnya dari sudut pandang yang tidak banyak termuat dalam media massa, melihat apa yang selama ini terlihat sebagai peristiwa politik menjadi peristiwa ekonomi, dan menanggalkan beban-beban sentimen yang sering kali menghalangi pembacaan yang bening. Bentuk kegiatan berupa pembuatan game jackpot yang akan diunggah ke internet.

 

GENESIS OF TERROR

Pameran, Instalasi Seni, Video, Pertunjukan Musik, Photobox
19 – 25 November 2013
Gedung Situs Patung Jogja National Museum

Pembukaan: 19 November 2013, jam 19.00

Lokakarya dengan TK Komimo
18 November 2013, jam 8.00
Gedung Situs Patung Jogja National Museum

Diinisiasi oleh KNYT SOMNIA (Merajut Mimpi)

KNYT SOMNIA adalah kelompok multidispliner yang terdiri dari seniman, musisi, dan beberapa individu yang memiliki ketertarikan pada sejarah, budaya, seni, dan spiritual. Melalui proyek “Genesis of Terror” di program Parallel Events BJXII kali ini, KNYT SOMNIA mengangkat persoalan pengalaman sejarah. Dalam proyek ini, KNYT SOMNIA mengambil penggalan peristiwa sejarah Indonesia dengan Mesir, khususnya peran pimpinan kedua negara tersebut dalam menggagas tatanan dunia baru dan menjadi pionir dalam menjaga keseimbangan dunia melalui Gerakan Non-Blok. Dideklarasikannya Gerakan Non-Blok adalah awal terjadinya teror bagi kedua negara tersebut, serta negara pendiri lainnya.

 

HAJI BACKPACKER

Pameran Foto dan Artefak, Diskusi dan Dramatic Reading
16 – 20 Desember 2013, jam 13.00 – 22.00
Klinik Kopi Pusat Studi Lingkungan Universitas Sanata Dharma

Pembukaan: 16 Desember 2013, jam 19.00 – 22.00

Diinisiasi oleh KANDANG JARAN

Kandang Jaran merupakan kelompok yang beranggotakan mahasiswa, seniman, dan peneliti.

Dalam program Parallel Events BJXII, Kandang Jaran akan mengangkat proyek haji ilegal dan beberapa keunikannya. Tidak hanya ibadah haji ilegal yang menjadi nilai ganjil dari penyelenggaraan ibadah haji itu sendiri, tetapi banyak peristiwa unik mengiringi pelaksanaan ibadah haji. Berangkat dari sanalah, Kandang Jaran ingin mengulik keganjilan-keganjilan yang kerap dijumpai pada ibadah haji lebih dalam.

 

DemocrARTcy

Pameran Seni Kinetik
9 – 15 Desember 2013
Desa Krebet, Bantul

Pembukaan: 9 Desember 2013, jam 19.00

Diinisiasi oleh INSIGNIA INDONESIA

Insignia Indonesia merupakan kelompok yang anggotanya berasal dari berbagai disiplin ilmu. Dalam program Parallel Events BJXII, Insignia Indonesia membuat proyek kolaborasi penciptaan seni instalasi kinetik antara seniman, ilmuwan berbagai bidang, dan warga masyarakat. Proyek tersebut dilakukan dengan mengkaji nilai-nilai estetis kehidupan sebagai ide penciptaan karya seni yang inovatif dan cerdas. Dalam proyek ini, Insignia Indonesia melakukan kerja-kerja inkubasi ide antara seniman, masyarakat, dan ilmuwan, yang kemudian dituangkan dalam bentuk karya seni instalasi kinetik di ruang terbuka.

 

RENBO QUR’AN

Pertunjukan Jathilan
1 Desember 2013, jam 10.00
Lapangan Karang, Kotagede, Yogyakarta

Pameran Seni Rupa
6 – 11 Desember 2013, jam 10.00 – 21.00
Misty, Jalan Kaliurang Km. 5,8, Kompleks Pogung Baru, Yogyakarta
Pembukaan: 6 Desember 2013, jam 19.00

Pemutaran Film Dokumenter
8 Desember 2013, jam 19.00
Misty

Diinisiasi oleh Kelompok Belajar 345

Kelompok Belajar 345 merupakan kelompok seni yang sebagian besar anggotanya adalah mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Dalam program Parallel Events BJXII, Kelompok Belajar 345 akan mengurai penelusuran terhadap penggabungan Islam formal dengan budaya populer dan budaya lokal masyarakat di Yogyakarta. Kelompok Belajar 345 akan melakukan penelitian tentang pertemuan antara agama dan budaya populer serta antara agama dan budaya lokal, yang kemudian dipresentasikan dalam bentuk pertunjukan seni, film dokumenter, dan pameran seni rupa.

 

MAKCIK PROJECT

Pembukaan dan Pemutaran Film
12 November 2013, jam 20.00
Oxen Free, Jl. Sosrowijayan no. 2, Yogyakarta

Pameran
13 – 26 November 2013, jam 11.00 – 21.00
Kedai Kebun Forum, Jl. Tirtodipuran no. 3 Yogyakarta (Selasa tutup)

Diinisiasi oleh MAKCIK PROJECT

Makcik Project diinisiasi oleh tiga orang seniman yang bekerja dengan para makcik (waria). Dalam kerangka kerja Parallel Events Biennale Jogja XII, proyek ini memasuki episode keduanya, yang digerakkan oleh seorang kurator dan melibatkan dua kolektif seni. Makcik Project berusaha mengidentifikasi nilai-nilai keberlangsungan hidup para makcik dan pekerja seni dalam tatanan masyarakatnya. Hal-hal yang dibagi, dipelajari, dan digarap oleh seluruh kolaborator proyek ini mengacu pada usaha keberlangsungan hidup egaliter; tanpa mengkhususkan, mengistimewakan, atau mengagenkan kolaborator. Proyek ini sekaligus berusaha menjadi kritis terhadap soal-soal seni kolaborasi, seni partisipasi, dan seni komunitas. Sejumlah kegiatannya mencakup: pameran, pemutaran film, peristiwa/performance, lokakarya, dan diskusi.

 

INNER RESISTANCE

Pembukaan Pameran Personal Perek
23 November 2013, jam 19.00 – 22.00
Ascos, Asmara Art & Coffee Shop, Jl. Tirtodipuran no. 22, Yogyakarta

Pembukaan Pameran Inner Resistance
24 November 2013, jam 19.00 – 22.00
Kersan Art Studio, Ds. II Kersan no. 154 Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta

Performance Perek #1
27 November 2013, jam 19.00 – 21.00
Kersan Art Studio, Ds. II Kersan no. 154 Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta

Performance Perek #2
30 November 2013, jam 19.00–21.00
Kersan Art Studio

Wicara Seniman
7 Desember 2013, jam 16.00 – 20.00
Kersan Art Studio

Penutupan Pameran
7 Desember 2013, jam 20.20 – 23.30
Ascos, Asmara Art & Coffee Shop

Diinisiasi oleh Kelompok PEREKs

Kelompok PEREKs merupakan kelompok seni perempuan yang peduli dengan isu-isu perempuan. Dalam program Parallel Events BJXII, Kelompok PEREKs mengangkat permasalahan para TKW, dengan melakukan dokumentasi dan penelitian tentang para tenaga kerja wanita Indonesia yang selama ini terpinggirkan dan dianggap rendah. Hasilnya akan dipresentasikan dalam sebuah pameran seni rupa.

 

KAJIARAB
Sebuah Eksplorasi dan Eksperimentasi Artistik atas Wayang Golek Menak

Pameran Artefak Wayang Golek Menak
27 – 29 Desember 2013, jam 10.00 – 21.00
Institut Français Indonesia – Lembaga Indonesia Perancis
Jl. Sagan no. 3 Yogyakarta
Pembukaan: 27 Desember 2013, jam 19.30

Pementasan Wayang Wong
29 Desember 2013, jam 19.30
Institut Français Indonesia – Lembaga Indonesia Perancis

Diinisiasi oleh Kelompok Kaneman

Kelompok Kaneman adalah lembaga nirlaba yang berfokus pada gerakan sosial anak muda di Yogyakarta. Dalam program Parallel Events BJXII, Kelompok Kaneman akan mengolah materi dari Wayang Menak. Wayang Menak merupakan seni pertunjukan yang bersumber dari Serat Menak, sebuah karya adaptasi atas “Hikayat Amir Hamzah” yang mengisahkan petualangan Amir Ambyah (Amir Hamzah), paman Nabi Muhammad. Kelompok Kaneman akan melakukan penelitian di masyarakat Desa Tutup Ngisor, Magelang, yang sering mementaskan Wayang Menak tersebut. Hasil penelitian akan dipresentasikan dalam bentuk mural dan pertunjukan wayang.

 

BALAI BAMBU

Pemutaran Film Dokumenter: Pembuatan Balai Bambu
8 Desember 2013, jam 20.00
Ledok Pakuncen RT 38, Yogyakarta

Diinisiasi oleh Paguyuban Kali Jawi dan Arkomjogja (ARKOM)

Arkomjogja (lembaga arsitek komunitas dan arsitektur alternatif) adalah lembaga non-profit yang berdomisili di Yogyakarta, aktif memperbaiki kampung bersama kampung-kampung informal di Yogyakarta. Sedangkan Paguyuban Kali Jawi merupakan paguyuban pelaksana program menjaga dan meningkatkan kualitas rumah, lingkungan, dan kehidupan kampung. Dalam program Parallel Events BJXII, Paguyuban Kali Jawi dan Arkomjogja akan menyajikan dokumentasi tentang inovasi arsitektur bambu di Paguyuban Kali Jawi.