Site Loader

Menengok Nusantara dan Bentang Pasifik : Merangkum Khatulistiwa

12 April 2021
Dalam konteks Nusantara dan Bentang Pasifik ini, Biennale Jogja Seri Khatulistiwa tertarik untuk memfokuskan diri pada praktik-praktik yang berupaya menginvestigasi bagaimana seni dan kebudayaan kontemporer bertaut dengan kesenian di lokal tersebut. Dalam banyak literatur, seni-seni lokal-an ini acap disebut sebagai indigenous art (seni masyarakat pedalaman). Beberapa negara Pasifik belakangan juga membangun strategi-strategi kebudayaan yang menempatkan […]

Profil Direktur Yayasan Biennale Yogyakarta

12 April 2021
Alia Swastika adalah lulusan Jurusan Komunikasi Universitas Gadjah Mada. Sejak 2008 ia menjadi kurator dan Direktur Program di Ark Galerie, Jakarta/Yogyakarta. Sekarang bekerja sebagai Direktur Yayasan Biennale Yogyakarta. Pada 2011 Alia menjadi kurator Biennale Jogja XI bersama Suman Gopinath (India) lalu 2012 menjadi salah satu dari Co-Curators Gwangju Biennale di Korea Selatan. Pada 2017, terpilih […]

Profil Direktur Biennale Jogja XVI

12 April 2021
Gintani Nur Apresia Swastika, lahir di Yogyakarta pada tahun 1984, mendapatkan gelar Sarjana Seni dari program Seni Rupa Murni, Institut Seni Indonesia Yogyakarta pada tahun 2010 dan sedang menyelesaikan program pascasarjana Ilmu Religi dan Budaya di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dengan berfokus pada kajian seniman perempuan Indonesia. Ia bekerja sebagai seniman dan telah terlibat dalam […]

Profil Tim Kurator

12 April 2021
Elia Nurvista (lahir Yogyakarta, 1983), Lulus dari program Studi Desain Interior ISI Yogyakarta tahun 2010. Elia Nurvista adalah seniman lintas disiplin yang tertarik menjelajahi berbagai media seni dengan pendekatan interdisipliner dan fokus pada wacana pangan. Selain dengan medium pangan itu sendiri, Elia juga aktif berkarya dengan instalasi, video, performance, dan bentuk performatif lainnya. Pada tahun […]

Lautan Ini Milik Siapa?

12 April 2021
Elia Nurvista & Ayos Purwoaji   “Territorially speaking, the high seas belong to no one – and so when it comes to exploitation, they belong to everyone.” – Ocean Atlas   Memandang Oceania Setelah bekerjasama dengan kawasan Asia Tenggara, Jogja Biennale XVI seri Equator kali ini berlanjut dengan menggandeng kawasan Oceania, atau yang juga dikenal […]